Monday, April 7, 2014

Therapy, therapy and more therapy

Siang itu hujan turun deras, kebetulan aku lagi ngga sekolah (lupa kelas berapa SD) dan aku pergi sama abah mama dan suster ani nganterin kakang ke tempat terapi. Itu pertama kalinya kakang pergi kesana setelah mama dan abah dapat info tentang pentingnya terapi dan dimana saja tempat terapi yang ada di jakarta. Jangan bayangkan tempat terapi yang sangat beragam dan ada dimana-mana seperti sekarang ini. Tempat itu dulu di daerah jakarta pusat, lupa dimana tepatnya.

Pertama kali kesitu, pikiran anak kecil aku waktu itu cuma: 'Waah, banyak ya mainannya' yang sebenarnya mainan itu adalah material terapi yang kebanyakan untuk melatih konsentrasi, karena anak autisme itu kebanyakan susah konsentrasi.

Ada beberapa tempat terapi yang kakang ikuti mulai dari umurnya sekitar 2 atau 3 tahun itu, yang aku ingat hanya beberapa yaitu yang di bogor dengan Bu Yusran dan tempat terapi di Bona Indah. Kenapa ingat kesana? Karena di dua tempat itu yang aku sering ikut, Bogor itu ingat karena jauh banget dari rumah dan di Bona Indah itu ingat karena dulu sering main ke rumah syutingnya 'Si Doel Anak Sekolahan' yang letaknya ga jauh dari situ sambil nunggu kakang di terapi yang bisa menghabiskan 2-3 jam :D

Sampai pada kakang SD, akhirnya mama memutuskan buat invest bareng dengan terapisnya kakang yang udah megang dia lama (dari rumah terapinya Bu Yusran) buat bikin rumah terapi di dekat rumahku di Kranggan. Tujuannya selain untuk memudahkan kakang supaya ga jauh bolak-balik sana-sini buat terapi, juga buat ngebantu orang-orang dengan disabilitas yang berbeda yang rumahnya ga jauh dari rumah kami.

Sekarang sih kakang udah ga terapi lagi, tapi Alhamdulillah tempat terapi yang dibuat mama dan Bu Yusi dulu semakin berkembang dan bisa membantu banyak orang, hehe :)

Anyway, the point dari blogpost ini adalah untuk mengingatkan kepada family member dengan autisme yang lain kalau terapi itu sangat penting, harus kontinu dan sebisa mungkin dilakukan sedini mungkin ketika autisme itu sudah terdeteksi pada adik/anak kita. Keep fighting :) 

0 comments: