Friday, April 11, 2014

We are the siblings

Punya saudara dengan Autisme itu memang ga bisa ngga dibilang berat. It is really tough sometimes. Maybe many times.

Well, i don't know what other siblings think, but it just my thoughts.

Aku rasa sebagai anak pertama aku cukup beruntung karena merasakan 6 tahun full of care (ngga full juga sih, karena perhatian ortu kebagi ama kerjaan masing-masing. at least waktu 6 tahun itu belum kebagi juga dengan perhatian ke adik-adikku.). But it is not like that for my little brother, si ade.

I just realize di beberapa tahun belakangan ini, ketika akhirnya (mungkin) pikiranku ga kekanak-kanakan lagi. Ketika si ade sering banget bikin ulah di sekolahnya dan pihak keluarga sering dipanggil ke sekolahnya.

Dulu waktu mulai kuliah, sekitar 9 tahun lalu, aku seneng banget ketika akhirnya bisa keluar dari rumah. Tapi yang aku ga sadar, mungkin si ade butuh aku saat-saat itu. Mungkin sih, tapi ya gatau juga dia butuh apa ngga, haha..

Emang ga ada orang tua yang sempurna sih, dan ga ada juga orang tua yang mau dengan sengaja nyakitin hati anaknya. Ya ga sih? tapi dari yang aku liat, kayanya si ade udah muak banget karena dia sering banget dibandingkan dengan kakang atau aku. Aku yakin sih perbandingan itu buat memacu ade supaya bisa lebih baik, tapi siapa sih yang suka dibandingkan dengan orang lain? Kayanya aku sering banget dengar 'Tuh kayak kakang dong de..' kalau kakang lagi doing something good atau kalau ade lagi bikin ulah. Ya mungkin ulahnya itu juga sebagai bentuk rebellion buat orangtua kami. Namanya juga anak-anak yang mereka belum tau harus melakukan apa untuk melampiaskan kekesalan yang ada di hati.

So please please please, buat orang tua lainnya atau kakak-kakak lainnya, aku mohon banget untuk lebih memperhatikan anak/adik kalian selain yang menderita autis. Aku paham banget kalau anak autis membutuhkan special care or special needed, tapi itu bukan berarti kalian jadi menomor satukan autistic kid dan jadi berat sebelah dengan anak-anak lainnya. We also need your care and support, though. Dan untuk kakak-kakak lainnya, kalian harus bisa saling menguatkan dan support satu sama lain, karena pada akhirnya hanya kalian yang dipunyai oleh autistic kid itu.


I love you both, kakang dan ade, very very very very muuuuchhhhhhh!!!!!! :* :* :* :*

0 comments: