Thursday, August 2, 2012

Wedding (4), another things to be considered (2)

lanjutan dari post sebelumnya..
4. pengisi acara dan mc

untuk pengisi acara, biasanya kalau sunda itu rampak gendang (atau kecapi? lupa..) atau degung. kalau mau lebih modern, bisa pakai band atau akustikan. tinggal pilih :D
untuk pengisi acara sunda seperti itu, i totally have no clue, soalnya diurusin sama WO dan bibiku. tapi untuk band, salah satu yang paling terkenal itu pakai wijaya musik, tapi rada mahal.. silahkan di googling untuk tau website lengkapnya, hehhe..
saya akhirnya pakai band kenalan temennya abah saya, namanya Grendo music, yang kebetulan saya udah pernah liat beberapa kali di undangan temen-temen yang lain, dan saya suka..dan jadi ingin pakai dan cari tahu ttg Grendo music itu, hehe..harganya relatif murah dibandingkan dengan musik2 yang udah terkenal itu, tapi musik dan penyanyinya oke punya, suka banget deh soalnya :D


kalau mau pakai acara adat, biasanya perias yang tradisional itu menyediakan paket sekaligus dengan upacara adatnyna, karena mereka punya link sendiri dengan kelompok keseniannya itu. tinggal nanti didiskusikan, mau acara tradisional apa saja yang akan dilakukan waktu hari H. saran saya, acara adat terutama ketika pengantin mau masuk ruang resepsi (semacam penjemputan pengantin utk naik ke pelaminan, gitu) jangan terlalu lama, karena kasian sama para undangan dan khawatirnya undangan akan jadi ngebludak dan antrian salaman akan panjang..

karena saya pakai adat sunda, jadi acara Mapag Pengantin (penjemputan pengantin untuk resepsi) itu menggunakan jasa kesenan dari sanggar Kang Iwa. Di tengah-tengah tarian sunda itu, diselipin lagu Kahitna yang Untukku, dan si mas dikasih surprise dgn disuruh ngasih bunga ke aku sama penari Rama-Shintanya. dan tampaknya adegan itu sukses bikin sodara2 dan undangan yang nonton pada tepuk tangan :D

MC yang memandu acara dari akad sampai resepsi saya adalah Uwa Miming. Kenapa saya manggilnya uwa? Karena kebetulan wa miming adalah mc ketika bibi-bibi saya menikah. Wa Miming sangat bersahaja dan tegas dalam timing acara, sehingga acara hampir dipastiin ontime, hehe..oiya, wa miming juga penyiar di TVRI loh, dan salah satu MC untuk nikahan yang paling kondang di Bandung.

5. fotografer

Pasti pingin punya foto-foto yang bagus kan untuk kenang-kenangan acara pernikahannya? :D banyak yang menawarkan jasa paket wedding dan harganya pun bermacam-macam, tergantung paket yang diambil (biasanya jumlah harga berbanding lurus dengan jumlah fotografer yang bertugas di hari H). Harga yang ditawarkan sekitar 5 juta- 20 jutaan, dan yang standar dipakai di nikahan itu sekitar 10-12 jutaan, sudah termasuk prewed hehe.

Saya menggunakan jasa fotografinya mas Joko dari Kantarana Project karena kebetulan kakak-kakaknya cpp menggunakan jasa mas joko waktu nikahannya, dan hasilnya bagus. Coba aja lihat hasil-hasilnya di facebook dengan user kantarana project, kalau mau lihat, hehe.. Selain dari mas joko ini banyak juga vendor lain seperti (hmm,. ini vendor bandung sih, yang dijakarta kurang tau..) seperti papyrus photo, ilalang, kayumanis fotografi, dll. 


6. pengaturan waktu undangan

dengan kapasitas gedung yang terbatas, tidak ada salahnya untuk membagi waktu undangan menjadi 2 shift (atau lebih) supaya gedungnya tidak terlalu penuh dengan orang karena peak time undangannya berbeda. misalnya, untuk undangan siang (biasanya dari jam 11.00 - 14.00), kita bisa membagi undangannya menjadi shift 1 (11.00-12.30) dan shift 2 (12.30-14.00). misalnya shift 1 untuk keluarga dan tamu vip, dan shift 2 untuk tetangga dan teman-teman. well, bukan mau pesimis dengan tabiat orang Indonesia pada umumnya sih, tapi kebanyakan pas di undangannya ditulis jam kaya gitu tapi tetap aja datengnya barengan di satu waktu -.-
well at least, we try. haha..

7. tamu vip

terkadang kita kelewat untuk mengurus hal yang satu ini :) 
tamu vip, yang mungkin bos-bos dari para ortu ataupun orang penting lainnya, harus punya penanggung jawab sendiri. misalnya untuk direksi dari kantor mama, harus ada orang dari pihak kantor mama yang bisa menyambut tamu tersebut karena merekalah yang tahu yang mana yang harus didahulukan dan ketika sudah selesai bersalaman, diantar ke tempat makan vip (kalau ada). kita pasti menyambut tamu2 dengan baik kan, apalagi tamu vip, hehe..

itu beberapa yang mesti kita pikirkan juga untuk teknis pelaksanaan. untuk detailnya, mungkin WO atau keluarga yang sudah berpengalaman yang lebih tau, hehe.. untuk masalah seserahan akan dibahas pada post berikutnya, :D




0 comments: